Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Denpasar pada tanggal 9-10 September 2014 menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Rasa Solidaritas dan Ikatan Sosial di Kalangan Masyarakat Kota Denpasar bertempat di Hotel Puri Nusa Indah jalan Waribang No. 99X Denpasar. Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Sekretaris Badan Kesbangpol Kota Denpasar, I Gst Agung Putera Dhyana menekankan Bimtek ini akan memberikan suatu makna dalam membangun kehidupan bermasyarakat. Bimtek diikuti oleh 200 orang yang terdiri dari utusan lingkungan/dusun, etnis dan adat di empat kecamatan yang ada di kota Denpasar. Kepala Bidang Pengembangan Wawasan Kebangsaan yang juga ketua panitia Bimtek, I Gst Ngurah Mandala Putra mengatakan maksud dan tujuan diadakannya acara Bimtek untuk lebih memantapan perwujudan ikatan sosial di kalangan masyarakat, khususnya pergaulan sosial masyarakat/dusun, pemukiman dan tempat tinggal serta menyiapkan tenaga-tenaga pelaksana ikatan sosial yang memiliki kemampuan sebagai pembina dan mengkoordinir kader-kader pembauran yang ada di wilayahnya masing-masing secara aktif.
Materi yang disampaikan dalam Bimtek yakni, perspektif dan strategi peningkatan rasa solidaritas dan ikatan sosial dikalangan masyarakat kota Denpasar dan pokok-pokok kebijaksanaan pembinaan kesatuan bangsa disampaikan oleh Badan Kesbangpol Provinsi Bali. Untuk materi peranan RT/RW, banjar, dusun dalam program solidaritas bangsa diberikan oleh Badan Pemerdayaan Masyarakat Kota Denpasar. Kerukunan umat beragama dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan oleh FKUB Kota Denpasar. Hak dan kewajiban warga negara oleh Kodim 1611 Badung. Pemasyarakatan program pembangunan oleh Bappeda Kota Denpasar. Sikap mental dan kebijaksanaan pembauran bangsa oleh kantor Agama Kota Denpasar. Tertib administrasi kependudukan dan Capil Kota Denpasar, dan untuk penanggulangan penyalahgunaan Narkoba oleh BNN Kota Denpasar.
Harapan Walikota Denpasar dalam Bimtek ini mampu akan adanya kecerdasan berpikir dan langkah-langkah membangun integritas diri untuk mewujudkan keharmonisan dalam tatanan kehidupan bermasyarakat dan dapat memberikan kontribusi terhadap proses perkembangan kehidupan manusia menuju kesempurnaan dan evolusi jiwanya dengan tiga kekuatan yaitu mental, moral, dan intelektual. Ketiga kekuatan tersebut merupakan landasan untuk membangun cara berpikir universal tanpa harus mengabaikan nilai-nilai agama dan budaya.