Sebagaimana diketahui bersama bahwa pecalang sebagai satuan pengamanan tradisional desa pekraman, kini tidak saja berperan sebagai pengaman dalam kegiatan adat dan agama Hindu saja, tetapi juga diikutsertakan sebagai salah satu unsur dalam pengamanan berbagai event-event kenegaraan bersama-sama dengan instansi terkait. Sejalan dengan hal tersebut, maka Badan Kesbangpol Kota Denpasar menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Pengendalian Keamanan dan Kenyamanan Lingkungan bagi Pecalang di Kota Denpasar Tahun 2015. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 18 Juni 2015 bertempat di Gedung Wanita Shanti Graha dan diikuti oleh pecalang se-Kota Denpasar sebanyak 70 orang.
Kegiatan ini diharapkan agar para anggota pecalang nantinya akan memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam melaksanakan tugas-tugasnya dan yang lebih penting lagi adalah para pecalang mampu mengemban tugas sesuai dengan sasana pecalang maupun prosedur yang benar berdasarkan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, dengan menjunjung tinggi semboyan Bhineka Tunggal Ika sebagai kearifan lokal nusantara dalam menyikapi adanya fenomena fluralisme dan secara nyata mampu membawa Indonesia sebagai bangsa yang kokoh yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Acara ini dibuka oleh Walikota Denpasar, Bapak I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, SE., M.Si. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa dengan tingkat urbanisasi penduduk di Kota Denpasar sebesar 3%, permasalahan yang muncul tidak semata-mata meningkatkan pertumbuhan perekonomian saja, namun juga bagaimana meningkatkan keamanan dan kenyamanan lingkungan bagi masyarakat Kota Denpasar. Untuk itu diharapkan melalui Pelatihan Pengendalian Keamanan dan Kenyamanan Lingkungan bagi Pecalang di Kota Denpasar Tahun 2015, mampu meningkatkan wawasan pecalang dalam melaksanakan tugas-tugasnya.