Menu

MEMPERTAHANKAN DAN MENGEMBANGKAN KERUKUNAN ANTAR UMAT BERAGAMA

  • Selasa, 29 Mei 2007
  • 2436x Dilihat
Indonesia adalah sebuah Negara dan Bangsa yang paling banyak memiliki dan mengenal keberagaman dan kemajemukan yaitu yang terdiri dari berbagai komunitas sosial dan suku-suku Bangsa dari Kebudayaan dan Agama yang berbeda, mempraktekan etika multikultur, dan konsep masyarakat majemuk di Indonesia tercermin melalui pengakuan Falsafah Bangsa yaitu Bhineka Tunggal Ika. Demikian disampaikan Drs. Ida Bagus Gede Winaya, Ketua Umum Forum Kerukunan Antar Umat Beragama saat memberikan ceramah pada Seminar, Talk Show dan Diskusi Peningkatan Wawasan Kebangsaan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Lingkungan Pemerintah Kota Denpasar, bertempat di Hotel Wito Denpasar, Selasa (29/5). Selanjutnya disampaikan bahwa, Keragaman Agama terjadi dengan masuknya Agama besar ke Indonesia yang diawali oleh Agama Hindu, Budha, Islam, Katholik dan Protestan. Proses pengembangan dan penyebaran agama-agama tersebut berlangsung dalam suatu rentang waktu yang panjang sehingga terjadi pertemuan dan pergaulan antara agama dengan berbagai visi dan misinya. Dalam pertemuan dan pergaulan inilah sejarah menyatakan timbul kompetisi yang menimbulkan benturan-benturan sosial, budaya dan Agama. Sehingga perlu mewujudkan saling pengertian dan menghormati melalui kegiatan : Kampanye, yaitu suatu tindakan yang dapat dilakukan dalam bentuk apapun dan dengan menggunakan media atau fasilitas apapun yang bersifat ajakan dengan tujuan mengingatkan dan sekaligus untuk berupaya meningkatkan sikap-sikap positif yang dibutuhkan untuk berinteraksi sosial sehingga tercipta suatu keharmonisan didalam hidup bermasyarakat. Rukun, dapat diartikan sebagai baik dan damai, tidak bertengkar, bersatu hati atau bersepakat. Secara operasional rukun berarti suatu kondisi atau situasi yang tercipta atas dasar saling memberi dan menerima oleh pihak-pihak yang berinteraksi serta tercermin oleh sikap-sikap keterbukaan yang diperlihatkan masing-masing individu atau kelompok ketika berinteraksi. Disampaikan juga bahwa, Memelihara hubungan baik dengan sesamanya, saling menyayangi cerminan dari rasa kasih orang beragama dan beradab.